Ketakutan akan perpisahan

Apa itu kecemasan perpisahan?

Ketakutan akan perpisahan Ini adalah ketakutan yang diderita anak-anak ketika mereka terpisah dari orang tua, kerabat, atau individu lain yang memiliki ikatan emosional. Ini adalah salah satu ketakutan yang paling mengakar dalam diri manusia karena nilai kelangsungan hidupnya, karena kesepian membuat anak-anak menjadi mangsa yang mudah, dengan risiko kematian atau bahaya yang tinggi. Secara praktis Semua anak menderita jenis kecemasan ini.Ini adalah fenomena universal yang juga telah diamati pada spesies lain.

takut berpisah

Selama masa kanak-kanak, berbagai situasi muncul di mana pemisahan yang tidak disengaja terjadi:

  • Pendidikan
  • Pekerjaan orang tua
  • Rawat Inap
  • perceraian atau perpisahan
  • Kematian orang tua

Kita juga bisa membicarakan hal-hal tertentu. faktor kerentanan pada anak-anak, yang akan membuat mereka lebih mudah menderita jenis kecemasan ini: gaya pengasuhan yang terlalu protektif; keluarga yang tertutup (anak-anak jarang dipisahkan dari orang tua mereka); hubungan yang tidak aman dengan pengasuh; karakteristik kognitif tertentu (seperti kekhawatiran yang berlebihan, perhatian yang tidak semestinya dan berlebihan terhadap reaksi sendiri, kecenderungan untuk memikirkan kegagalan, dll.)

Los faktor-faktor yang akan mempengaruhi peningkatan jenis kecemasan iniJika dilihat dari segi durasi, intensitas, dan frekuensi, maka urutannya adalah:

  • Usia anak. Semakin muda anak, semakin besar kecemasannya.
  • Kualitas ikatan antara ibu dan anak.
  • Sifat dari situasi tersebut. Jika situasinya tidak dapat diprediksi dan tidak dapat dikendalikan serta melibatkan perubahan mendadak dalam fungsi sehari-hari anak.
  • Pengalaman perpisahan sebelumnya.

Sekitar usia 6 bulan, kecemasan perpisahan mulai muncul. Hal ini ditunjukkan oleh bayi melalui tangisan dan jeritan ketika orang tua mereka pergi, untuk mendapatkan perhatian mereka. Pada tahap ini, reaksi-reaksi ini cenderung kurang spesifik dan dibedakan dari figur orang tua, dan reaksi serupa terjadi terhadap orang lain ketika anak merasa ditinggalkan dan sendirian. Ketika tiba saatnyapada usia dua tahun Kemampuan berjalan memungkinkan mereka untuk mengekspresikan rasa takut mereka dengan lebih baik, misalnya dengan berlari ke sisi ibu mereka segera setelah ibu menjauh. Pada tahap ini, perkembangan kognitif mereka lebih besar, memungkinkan perilaku yang lebih spesifik dan berbeda, serta membangun hubungan yang stabil dengan pengasuh dan pelindung mereka.

takut berpisah

Pedoman Tindakan:

Seiring pertumbuhan dan perkembangan anak, mereka memperoleh keterampilan baru yang memungkinkan mereka menjadi semakin mandiri. Sekitar ulang tahun pertama mereka, mereka mulai berjalan dan secara bertahap dapat menjelajahi lingkungan sekitar tanpa bergantung pada kereta dorong. Ini adalah proses yang tak terhindarkan menuju kemandirian yang akan mencapai puncaknya di masa remaja.

takut berpisah

Agar anak-anak menjadi mandiri. dalam pengoperasiannya salah satu tujuan yang harus diemban orang tua dalam pendidikan mereka. Secara bertahap mengurangi dukungan yang diterima anak dari orang tua akan mendorong perkembangan kemandirian pribadi mereka. Hal ini perlu dilakukan. hindari perlindungan berlebihan dan untuk mendorong pembelajaran keterampilan melalui pembelajaran di bidang koordinasi motorik, bahasa, hubungan sosial, perilaku individu, inisiatif pribadi, yang akan menghasilkan otonomi pribadi yang lebih besar.

Dianjurkan untuk mendorong orang lain berinteraksi dengan anak tersebut. Hal ini membantu mengurangi ketergantungan berlebihan pada orang tua atau orang dewasa lain yang dekat dengan anak. Demikian pula, disarankan juga untuk memperkenalkan ketidakhadiran singkat pada awalnya, seperti tinggal bersama kakek-nenek untuk sementara waktu, dan secara bertahap meningkatkan durasi ketidakhadiran tersebut dari waktu ke waktu.

Program intervensi Dalam mengatasi kecemasan perpisahan, saya akan membuat hierarki situasi berdasarkan variabel-variabel berikut:

  • Waktu pemisahan
  • Jarak Pemisahan

Berikut video Mafalda di hari pertama sekolahnya.

[youtube]http://www.youtube.com/watch?v=gWH8Z0SrqUE[/youtube]

Fuentes:

Tinggalkan komentar